0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

 

Banyak dari kita yang memanfaatkan waktu luang untuk melakukan berbagai aktivitas dan produktivitas. Sama halnya seperti kita yang masih duduk di bangku sekolah atau mahasiswa. Kerap kali kita mengisi waktu dengan ikut kepanitiaan, organisasi, lomba, dan banyak kegiatan lainnya. Namun, kesibukan kerap kali membuat kita mengabaikan berbagai hal yang bersifat pribadi. Salah satunya “me time” atau waktu untuk diri kita sendiri.

Menjadi aktif dan produktif terutama di ranah remaja saat ini memanglah satu hal yang penting. Di samping mengisi waktu, hal itu juga mampu membantu kita mengasah skill, memperluas relasi dan pengalaman, serta  meningkatkan kemampuan dalam diri kita. Namun, yang seringkali terjadi ketika pekerjaan menumpuk dan datang tiada henti, secara tidak langsung waktu untuk keluarga, teman, terutama diri sendiri akan berkurang. Jadi, kita harus gimana ya, Piders, agar bisa membagi waktu dengan baik? Yuk, kita ulas!

Dalam manajerial waktu, hal utama yang harus kita lakukan adalah mengenal porsi diri. Di mana kita harus tahu batasan-batasan dalam diri kita. Sehingga meminimalisir terjadinya over job. Yaitu melakukan sesuatu terlalu berlebihan sehingga mampu membebani diri sendiri. Itulah alasan kenapa kita harus mengenal porsi diri kita, agar nantinya kita juga bisa mengenali hal-hal yang bisa, akan, dan harus kita lakukan ke depannya.

Di samping itu, kita harus mampu belajar dalam konsep Work Life Balance. Dikutip pada Indihome website, Work Life Balance adalah kondisi saat kita  mampu membagi waktu antara pekerjaan dengan urusan pribadi, keluarga, serta hal-hal penting lainnya. Membagi waktu sangat penting dalam menjaga diri dan menjaga hal-hal lain yang berkaitan dengan hidup kita. Dengan konsep Work Life Balance, kita akan mampu menentukan mana skala prioritas yang harus dilakukan, diselesaikan, dan mana yang bisa di susul kemudian.

Kemudian, hentikanlah kebiasaan menunda pekerjaan. Ketika kita mendapat suatu pekerjaan atau tugas baik tugas sekolah, kuliah, ataupun tugas organisasi dan lainnya, cobalah untuk menghentikan kebiasaan menunda pekerjaan. Kerjakan mana yang bisa dikerjakan, atau kerjakan secara bertahap sehingga mengurangi beban kamu.

Dan yang tidak kalah penting adalah, kamu harus mampu mengenal dan membagi mana waktu untuk bekerja dan mana waktu untuk diri sendiri. Meluangkan waktu untuk diri sendiri sangatlah penting lho, Piders. Me time membuat diri kita merasa sebagai prioritas dan menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai kebutuhan diri kita. Di samping itu, me time juga membantu kamu mengenali dan memahami diri lebih dalam, sehingga kamu juga mengerti tentang batasan-batasan dan kemampuan serta kemauan dirimu. Sesekali kita harus meluangkan waktu untuk diri sendiri, deep talk dengan diri, dan jangan lupa berterima kasih pada dirimu untuk memunculkan positive vibes, ya! Jadi, kamu harus benar-benar mengenal pembagian waktu untuk dirimu dan pekerjaanmu. Mana yang harus didahulukan, mana waktu untuk bekerja, mana waktu untuk keluarga, teman, dan terutama diri sendiri.

Yuk, Piders, banyak hal yang harus dibenahi. Namun semua berasal dari dalam diri kita. So, yuk benahi dulu dirimu. Luangkan waktumu untuk kamu berbicara dan mengenal dirimu. Kamu harus bijak dalam membagi waktu antara produktivitasmu, keluargamu, temanmu, dan dirimu sendiri. Sesekali kita butuh dukungan, positive vibe, hiburan, dan healing untuk diri kita. Tubuh kita juga butuh hiburan dan rehat lho, Piders. Tapi bukan berarti harus liburan dan rehat selalu yaa. 

Bagi waktumu, kenali dirimu dan produktifitasmu. Sudah waktunya kamu bijak dalam berbagi antara kamu dan waktumu.

 

Penulis :  Nia Rezky Mardhatillah

Editor : Fathimah Azzahra

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *