Tahu gak sih, Piders, bahwasannya Jerman termasuk negara paling dipertimbangkan sebagai tujuan untuk melanjutkan studi para mahasiswa? Alasan utamanya tentu karena kualitas pendidikan. Bisa dilihat dari banyaknya kampus di Jerman yang masuk ke ‘Top 100 Dunia’. Alasan yang paling menentukan juga yaitu biaya pendidikan dan hidup yang rendah. Yap! Pemerintah memberikan subsidi pendidikan di beberapa kampus alias biaya kuliah digratiskan! Kalaupun berbayar, biaya yang dibebankan relatif rendah.
Biaya hidup di Jerman juga cukup terjangkau jika dibandingkan dengan negara Uni Eropa lainnya, tapi sebagai mahasiswa internasional yang berada jauh di tanah rantau tentu kamu tetap ingin untuk berhemat sehemat mungkin, bukan? Selain menghemat, mungkin terbesit juga di benakmu keinginan untuk bepergian maupun menghabiskan masa libur di tempat-tempat hiburan, atau kamu memiliki keinginan untuk membeli barang tertentu, atau bahkan kamu juga perlu menabung uang sakumu untuk digunakan pada keadaan darurat. Maka dibutuhkan siasat atau manajemen keuangan agar uang sakumu tidak pas-pasan.
Jangan khawatir, Piders! Berikut akan kami paparkan beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menghemat pengeluaran bulanan. Mari disimak!
- Mengikuti program beasiswa yang tersedia
Tidak dapat dipungkiri dengan rendahnya biaya kuliah atau bahkan adanya pembebasan biaya kuliah, tetap ada banyak hal yang memerlukan biaya. Bisa seperti kebutuhan untuk membeli buku-buku dan lainnya. Tapi kamu tidak perlu risau! Ada beberapa beasiswa tersedia untukmu yang mencangkup biaya studi, biaya hidup, dan subsidi untuk sewa tempat tinggal. Salah satunya beasiswa DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst). Menggiurkan, bukan?
- Rajin memasak di rumah
Dengan memasak makanan sehari-hari di rumah, kamu bisa sangat menghemat pengeluaranmu, lho! Misalnya saja satu porsi bihun goreng udang memiliki kisaran harga 7,5 Euro. Dengan harga yang sama kamu bisa membuat bihun goreng yang lebih banyak (bihun di pasaran seharga 45 Sen dan harga udang per kilo 9 Euro saja). Untuk orang Indonesia yang tidak bisa lepas dari nasi, harga beras per kilonya hanya 2,70 Euro. Kebayang, kan akan sehemat apa kamu kalau rajin masak di rumah? Hehe.
- Berburu gratisan
Di Jerman ada istilah ‘Zu Verschenken’ yang artinya giveaway atau bagi-bagi gratis. Barang yang dibagikan dapat berupa barang rumah tangga, elektronik, baju, aksesoris dan banyak benda lainnya. Bagi-bagi gratis ini bisa kamu dapatkan dengan cara bergabung di grup-grup Facebook ataupun melalui aplikasi ‘Ebaykleinanzeigen’ di bagian “Zu Verschenken”. Ada juga beberapa grup Facebook yang menawarkan barang-barang dengan harga miring.
Selain bagi-bagi barang secara cuma-cuma, di Jerman juga tersedia bagi-bagi makanan gratis, lho! Informasi seperti ini juga bisa didapatkan di beberapa grup Facebook serta di website resmi yang bernama https://foodsharing.de/
- Belanja di pasar loak
Jika kamu belum menemukan barang incaranmu di grup bagi-bagi gratis, mungkin kamu bisa pergi ke Flohmarkt (pasar loak). Pasar ini menyediakan barang-barang bekas dengan harga miring yang terkadang masih bisa ditawar lagi! Sebagai tambahan, barang yang tersedia di Flohmarkt adalah barang dengan merk asli!
- Liburan hemat
Dibanding menghabiskan waktu di kafe yang berbayar, kamu bisa bersantai atau sambil mengerjakan tugas di taman-taman yang tersedia. Jika perlu, kamu bisa membawa bekal makanan ringan maupun berat dari rumah.
Untuk tips yang ingin pergi berlibur ke museum, kunjungilah museum pada waktu-waktu tertentu. Meskipun sebagian besar museum dan lembaga kebudayaan di Jerman memerlukan biaya, banyak yang menawarkan tiket masuk gratis pada hari-hari khusus sepanjang tahun, begitu juga bioskop yang seringkali menurunkan harga pada hari kerja tertentu.
Nah, sampai sini sudah terbayang kan, betapa banyak benefit tinggal di Jerman dalam menghemat budget? Selain tips-tips di atas, kamu tentu perlu mengatur keuanganmu dengan merencanakan pengeluaran secara rutin. Semoga bermanfaat, Piders!
Septi Aisyah
