
Tahun ini adalah tahun kedua aku berada di India. Selama 2 tahun di India khususnya di kota Aligarh, banyak banget hal baru yang baru aku jumpai dan aku lakukan. Dimulai dari aku harus survive dengan lingkungan yang asing, makanan dengan rempah yang baru, sampai harus belajar bagaimana hidup hemat selama di India.
Hidup hemat memang menjadi sebuah tantangan bagi semua mahasiswa yang berada di tanah rantau. Dengan biaya hidup yang berbeda-beda tergantung lokasi kita tinggal, mengharuskan kita harus menyusun strategi supaya kita bisa hidup hemat.
Kali ini aku sebagai perwakilan mahasiswa Indonesia yang berada di India mau berbagi tips hidup hemat ala aku selama 2 tahun ini. Sebelumnya, aku tinggal di kota Aligarh daerah Uttar Pradesh, kebetulan daerah aku ini biaya hidupnya terbilang cukup murah dibandingkan dengan pusat ibu kota di Delhi.
Padatnya penduduk dan angka kemiskinan di negara ini terbilang cukup tinggi. Oleh karenanya, pemerintah India memberikan subsidi untuk 3 hal yaitu pangan, kesehatan, dan pendidikan. Maka dari itu, harga pangan di sini sangat murah, obat-obatan pun terbilang murah dengan kualitas yang bagus, dan pendidikan di sini juga murah. Nah, terkait tips hematnya, ini tips dari aku yang mungkin bisa kamu coba.
1.Masak
Keahlian masak harus disiapkan oleh mahasiswa yang akan merantau, karena ini sangat membantu kita untuk hidup hemat. Selama 2 tahun ini skill masak aku lambat laun mulai terasah, yang tadinya hanya bisa masak nasi goreng, sekarang sudah bisa masak rendang tanpa bumbu racik.
Jika dibandingkan masak sendiri dan beli makanan di luar cukup jauh, misalnya aku beli ayam mentah Rp 20.000 dan diolah sendiri, itu bisa sampai dua hari baru habis dan enaknya kita bisa olah ayamnya sesuka hati, lho. Sementara kekurangannya, kita harus mengeluarkan lebih banyak tenaga dibandingkan dengan kita beli makanan di luar.
Nah, kalau beli makanan di luar, uang Rp 20.000 hanya bisa untuk sekali makan. Akan tetapi, memang keuntungannya kalian tidak perlu merasa ribet lagi harus menyiapkan makanannya.
2. Membeli Sesuatu Sesuai Kebutuhan
Hal seperti ini sering terjadi ketika mahasiswa sedang belanja bulanan, karena terkadang tanpa sadar kita suka membeli barang yang ternyata tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Kalau sudah punya kebiasaan seperti itu, ada baiknya kita menulis belanjaan yang dibutuhkan supaya kita tidak keluar dari jalur.
3. Kurangi Nongkrong di Luar
Nongkrong menjadi salah satu kegiatan yang cukup menguras uang apalagi kalau harus nongkrong setiap hari. Kenapa bisa? Kan hanya kumpul sama teman-teman? Labelnya memang kumpul bareng teman, tapi tetap ada yang kurang kalau nongkrong tidak ada makanan maupun minuman di atas meja.
Selama aku di India, aku jarang banget nongkrong, kalau ke kafe hanya pada waktu-waktu tertentu saja, selebihnya aku prefer buat bikin cemilan di rumah, karena jadi bisa dinikmati bersama teman kamar. Jadi, selain lebih hemat aku juga ada quality time bareng teman kamar.
4. Cari Tempat Tinggal yang Murah
Memiliki tempat tinggal yang murah adalah pilihan yang tepat bagi mahasiswa di tanah rantau. Setidaknya mencari tempat tinggal harus sesuai dengan budget bulanan yang diberi orang tua.
Nah, tips dari aku terkait tempat tinggal, kita bisa cari tempat tinggal dengan biaya yang murah atau cari teman buat sharing kamar, karena itu lumayan mengurangi budget yang sudah ditentukan. Jadi, sisa uangnya bisa ditabung untuk keperluan mendadak. Di India, harga sewa kamar paling murah ada di angka Rp 600.000 (belum listrik) dengan fasilitas yang menurut aku kurang nyaman.
Sementara aku sekarang tinggal bersama 3 teman dengan fasilitas 2 kamar yang lumayan besar, kamar mandi, dapur, serta balkon yang cukup luas, harga sewanya Rp 1.200.000 (belum listrik). Setiap bulannya aku hanya membayar sewa Rp 600.000 sudah include listrik dengan fasilitas yang nyaman, ini menurut aku jauh lebih murah.
5. Buat Perencanaan Keuangan
Tips kelima ialah mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya. Kita bisa membuat daftar yang kita butuhkan selama 1 bulan, dengan begitu akan lebih jelas pengeluaran yang kita keluarkan. Menghemat uang juga punya keuntungan, lho, karena dengan begitu kita jadi bisa menabung untuk liburan atau urusan mendadak.
Adapun langkah itu dapat membuat kita tau perkembangan cara kita memanajemen keuangan, kita juga bisa menjadikan hal itu sebagai salah satu bekal ketika kita membina rumah tangga.
Nah, itu adalah 5 tips dari aku, semoga membantu teman-teman di tanah rantau ya.
Farrasa Uswatun Hasanah, lahir di Bogor 13 Agustus 1999. Seorang mahasiswi di Aligarh Muslim University yang memiliki hobi menulis dan travelling. Beberapa tulisan yang ditulis bisa kalian jumpai di web Panalogi.com. Kalian juga bisa mengunjungi akun Instagram @akufarrasa dan email farrasahasanah@gmail.com untuk diskusi atau berteman.
