0 0
Read Time:3 Minute, 24 Second

Alumnus London School of Public Relation Jakarta Batch 11 Acceleration Postgraduate, Aprillia Islamiaty Putri (April) kali ini menjelaskan opininya mengenai pentingnya pendidikan bagi wanita. Nah, kenapa sih wanita perlu berpendidikan tinggi di zaman sekarang ini?

Yuk, langsung simak hasil interview Iffah Zehra (Desainer, Editor & Koordinator Website PPI TV) dengan Kak April!

Pertama: Negara patriarki, pernikahan, perempuan dan pendidikan

Apa hubungannya dengan keempat elemen ini? Di negara patriarki, bagi April pribadi pendidikan sangatlah penting, baik pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan yang memadai, sekaligus keterampilan yang bisa menjadi bekal perempuan untuk menafkahi dirinya sendiri. Seiring dengan maraknya era digital yang akan semakin maju, dan nantinya akan banyak generasi yang membutuhkan bimbingan dari orang terdekat. Maksudnya, seorang perempuan memang sudah kodratnya nanti menjadi sosok ibu bagi anaknya, April kaitkan dengan perkembangan yang ada di zaman sekarang. Untuk membuat generasi kedepannya tidak salah langkah, kita  yang nantinya menjadi ibu, harus memiliki bekal ilmu yang luas untuk anak-anak kita nanti. Baik kita, perempuan akan memilih untuk menjadi wanita karir atau full time ibu rumah tangga, sama-sama membutuhkan ilmu karena perempuan yang memiliki pendidikan tinggi akan menghasilkan anak-anak yang positif dan berkualitas. 

Kedua: Menghindari perdagangan manusia

Saat ini, menurut pengamatan April, banyak perempuan rentan terhadap perdagangan ketika mereka tidak berpendidikan dan mengalami kasus kesulitan ekonomi sehingga masih banyak yang mengambil jalan pintas dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi nantinya, hal tersebut setidaknya diungkapkan Badan PBB untuk pemberdayaan perempuan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan April mengapa pendidikan perempuan menjadi penting dalam suatu bangsa dan negara. Sejak puluhan tahun yang lalu, emansipasi wanita telah dikumandangkan oleh R.A. Kartini sehingga kemudian dianggap menjadi sesuatu hal yang penting oleh sebagian kalangan. 

Ketiga: Semakin berpendidikan tinggi, semakin banyak impian wanita yang tercapai 

Untuk mendorong perempuan agar memiliki kesadaran akan pentingnya mencapai cita-cita yang diinginkan, perlu melihat beberapa perempuan yang sudah membuktikan kepada bangsa bahwa mereka mampu mencapai cita-cita mereka dan memegang peran penting dalam membangun bangsa. Salah satu contohnya adalah Mari Elka Pangestu, seorang ekonom kelas dunia, serta Susi Susanti yang sudah mengharumkan nama Indonesia dalam bidang olahraga bulu tangkis, beliau adalah Peraih Piala Emas Olimpiade Barcelona 2002. Mereka adalah pelaku emansipasi wanita, berkat R.A. Kartini. Membekali diri mereka sendiri dengan pengetahuan, keahlian dan wawasan untuk berpikir luas sehingga para perempuan tangguh ini mampu menggali potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, menurut April tidak ada salahnya perempuan memiliki pendidikan yang tinggi karena perempuan akan melahirkan generasi muda yang lebih berprestasi.

Keempat: Wanita zaman sekarang perlu menempuh pendidikan S-2

Sesuai dengan pandangan April sebelumnya akan pentingnya sebuah pendidikan untuk kaum wanita, menurut April di era yang serba maju seperti sekarang ini, ada banyak pesaing terutama di Negara Asia. Saat ini, April sudah menyelesaikan pendidikan S-2 pada bulan November 2018 lalu. Namun, dengan selesainya pendidikan April, bukan berarti setelah itu stop untuk mencari ilmu. Bagi April, belajar tidak ada batasan usia dan tidak akan pernah ada kata basi kalau kita memiliki kemauan. Masih haus akan belajar di luar ilmu yang sudah didapatkan. Mengetahui dunia luar membuat pikiran  semakin terbuka dengan hal-hal yang mungkin kemarin masih tertutup atau belum berani untuk lebih action lagi.

Terakhir: Ilmu tidak hanya di dalam kelas

Selama April tinggal di Jordan, April berusaha mengikuti kegiatan-kegiatan positif yang membuat April memiliki lingkungan yang lebih luas. Salah satu contohnya, mengikuti silat Indonesia yang saat ini berada di Jordan. Kegiatan ini diadakan KBRI Amman, untuk mengupayakan mengisi kegiatan mahasiswa yang berada di sini selama musim liburan. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang positif untuk anak muda zaman sekarang karena banyaknya anak muda yang saat ini terfokus pada gadget mereka masing-masing dan menjadikan mereka kurang aware akan kegiatan di luar. Dengan adanya silat ini, membuka untuk lebih mengenal teman-teman baru, lebih banyak berinteraksi secara langsung bahkan membuat badan juga mencari lebih aktif atau lebih sehat.  

____

Narasumber: Aprillia Islamiaty Putri, M.ikom (Alumnus London School of Public Relation Jakarta Batch 11 Acceleration Postgraduate)

*Tulisan yang disampaikan adalah hak cipta Redaksi PPI TV.  Anda dilarang copy/paste tulisan yang ada di situs resmi PPI TV tanpa adanya izin. 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *