
Wakil II Kantor Komunikasi PPI Dunia periode 2018-2019, Syahrier Firmansyah Wakid (Syahrier) mengutarakan beberapa keistimewaan kuliah di Hongaria buat kalian para generasi millenial berdasarkan pengalaman pribadinya. Nah, apa saja sih keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika melanjutkan studi ke Hongaria?
Yuk, langsung simak hasil interview Iffah Zehra (Desainer, Kepala Redaksi PPI TV & Koordinator Website PPI TV 2019-2020) dengan Kak Syahrier!
Pertama: Biaya hidup serta biaya kuliah yang relatif terjangkau
Bagi masyarakat Indonesia, Hongaria belum terlalu familiar, baik untuk destinasi traveling ke Eropa maupun tujuan untuk melanjutkan studi. Bisa dimaklumi, karena masyarakat Indonesia lebih sering mendengar tentang negara-negara mainstream di Eropa seperti Belanda, Spanyol, Italia, Swiss, Prancis atau Jerman. Padahal, biaya hidup di Hongaria bisa dikatakan relatif murah. Bahkan, bisa dibilang hampir sama dengan biaya hidup di Jakarta. Kak Syahrier sendiri menggunakan Budapest sebagai pembanding dengan Jakarta, karena sama-sama sebagai Ibukota negara.
- Biaya Hidup
Pengeluaran biaya untuk hidup di kota Budapest secara umum, biaya untuk kebutuhan sehari-hari dapat ditekan dengan hanya memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. Masak adalah pilihan terbaik untuk menekan pengeluaran biaya dibandingkan dengan membeli makanan di restoran siap saji yang cenderung lebih mahal, perbedaan dengan di Jakarta, kita bisa dengan mudah membeli makanan di warung dengan harga sangat terjangkau.
Nah, di bawah ini adalah beberapa daftar harga yang dapat dijadikan referensi berupa harga bahan makanan dan kebutuhan pokok di Budapest ataupun kota-kota lainnya dengan kisaran harga yang sama ataupun sedikit lebih murah dari harga di Budapest. Oh ya, mata uang Hongaria gak menggunakan Euro, tapi Hungarian Forint (HUF). 1 HUF = IDR 52
|
Kebutuhan |
Harga (HUF) |
Kebutuhan |
Harga (HUF) |
|
Beras (1 kg) |
400 |
Sabun mandi |
750-1500 |
|
Susu 1 liter |
250 |
Pasta gigi |
400-1000 |
|
Daging Ayam (1 kg) |
700 |
Deterjen |
2000-3000 |
|
Daging Sapi (1kg) |
1400 |
Pembalut |
500-1700 |
|
Apel / Jeruk (1 kg) |
400 |
Pulsa Internet |
1200-2000 |
|
Roti Tawar |
400 |
Potong Rambut |
2500-3500 |
|
Telur 10 pcs |
450 |
Sewa |
50000-80000 |
|
Bawang Putih 1 kg |
800 |
Transportasi bulanan (Siswa) |
3450 |
- Biaya Kuliah
Biaya studi di Hongaria cukup bervariasi tergantung pada program studi dan institusi yang dituju, khususnya untuk mahasiswa Non-Eropa. Namun jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya, Hongaria merupakan destinasi studi dengan harga yang cukup terjangkau. Secara umum, biaya kuliah untuk S1 rata-rata sekitar EUR 1000 per tahun akademik, sementara biaya kuliah untuk S2 adalah EUR 2500-6000 rata-rata per semester tergantung jurusan dan biaya kuliah S3 sebesar 5000-15000 EUR (data diambil tahun 2019). Selain itu, untuk tuition fee-nya, pelajar non-Eropa juga biasanya diharuskan membayar biaya pendaftaran yang berkisar dari EUR 40 sampai EUR 150 tergantung jurusan yang dituju. Untuk rincian biaya studi lebih lengkap, dapat mengunjungi website masing-masing universitas.
Kedua: Punya universitas yang tergolong bagus di Eropa, mutu pendidikan berkualitas dan tersedianya banyak beasiswa
Meskipun masih belum diperhitungkan sebagai tujuan studi-luar negeri seperti Inggris, Jerman atau Perancis, Hongaria berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan tinggi. Universitas-universitas di Hongaria menyambut semakin banyak siswa internasional, baik dalam program pertukaran, S1, program Master’s dan Docotoral atau summer school. Yang menarik, Hongaria banyak sekali menawarkan program berbahasa Inggris.
Meskipun tidak ditetapkan dengan kuat pada peta studi-luar negeri sebagai tujuan Eropa seperti Inggris, Jerman atau Perancis. Tetap saja, Hongaria berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan tinggi. Universitas-universitas di Hongaria menyambut semakin banyak siswa internasional, baik dalam program pertukaran dan untuk gelar penuh, dan semakin menawarkan kursus yang diajarkan dalam bahasa selain bahasa Hongaria, paling umum bahasa Inggris.
Selain itu banyak juga tersedia beasiswa untuk belajar di Hongaria, antara lain:
- Stipendium Hungaricum
- Erasmus+
- Beasiswa kampus Central European University (CEU)
- Hungarian Studies/Hungarológia Program
Ketiga: Punya pesona alam yang cantik dan sejuk dipandang mata
Hongaria adalah negara yang terkenal dengan kecantikan kota nya dan menjadi salah satu destinasi wisata popular bagi para wisatawan yang berkunjung ke Eropa. Dan yang utama adalah Budapest, ibukota negara Hongaria, yang sering disebut sebagai ibukota paling indah di dunia dengan julukan “Mutiara Terindah di Eropa Tengah” dan pada bulan Ferbuari 2019 lalu, Budapest mendapatkan anugerah sebagai Eropean Best Destinantion. Budapest adalah kota yang terbelah menjadi dua bagian (Buda dan Pest) di kedua sisi Sungai Danube.
Kota ini terkenal dengan arsitektur yang menarik dan disebut sebagai salah satu kota yang paling menarik secara estetika di kota-kota Eropa lainnya. Berbagai arsitektur penting dan bersejarah di kota ini telah masuk ke dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Beberapa Gedung ikonik di Budapest adalah Parliamnet Building, Fishermen’s Bastion, Buda Castle serta Chain Brige dan Liberty Bridge. Kemudian terdapat pula pemandian air panas Szent Gellert dan Szecheny Bath, serta perbukitan di sisi Buda jika bosan dengan keramaian kota. Di kota ini juga terdapat reruntuhan zaman Romawi yang berusia lebih dari 2000 tahun berdampingan dengan peninggalan dari kerajaan Turki, dinasti Ottoman yang berusia lebih 400 tahun. Selain Budapest, beberapa kota lain juga memiliki keindahannya sendiri misalnya Vezprem, Pecs dan Miskolc.
Keempat: Mudahnya traveling keliling Eropa dari Hongaria
Karena letaknya yang tepat di tengah-tengah Eropa, Hongaria tentunya memiliki kelebihan yaitu mudahnya kita menuju negara-negara lain untuk traveling. Misalnya, jarak yang dekat menuju Vienna, Austria, yang hanya ditempuh dalam sekitar 3 jam menggunakan mobil atau bus, kemudian menuju Bratislava, Slovakia yang kurang lebih sama dengan Vienna, atau ke Boegrad, Serbia yang ditempuh selama 8 jam dengan menggunakan kereta, atau menuju ke Timisoara, Romania dengan kereta selama 4 jam. Atau jika ingin ke Praha, Republik Ceko yang hanya ditempuh selama 7 jam, atau ke Ljubljana, Slovenia yang selama 6 jam. Bahkan, jika ingin berpergian ke Venezia, Italia, dengan menggunakan mobil dapat ditempuh selama 13 jam, sama juga jika ingin menuju Berlin, Jerman selama 10 hingga 12 jam.
Terakhir: Hongaria termasuk negara yang relatif aman
Itulah keuntungan di Hongaria dibandingkan negara-negara tujuan wisata terkenal misal di Italia, Prancis atau Spanyol, Hongaria memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, sangat jarang turis kecopetan atau kehilangan barang-barang berharga seperti paspor atau dompet. Keseharian pun sangat jarang terjadi tindakan kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, jambret, copet dan sejenisnya. Masyarakatnya pun untuk ukuran Eropa, sangat ramah walaupun beberapa ada juga yang cuek, tapi sebagian besar suka menyapa jika bertemu atau berpapasan di jalan.
Jadi, apalagi yang kamu tunggu? See you in Hungary!
_____
Narasumber: Syahrier Firmansyah Wakid, Wakil II Kantor Komunikasi PPI Dunia 2018-2019
Referensi: Buku Panduan Kuliah di Hongaria dari PPI Hongaria
*Tulisan yang disampaikan adalah hak cipta PPI Hongaria, PPI Dunia & Redaksi PPI TV. Anda dilarang copy/paste tulisan yang ada di situs resmi PPI TV tanpa adanya izin.
