
Banyak pelajar Indonesia yang kaget dengan musim dingin ketika pertama kali menghadapi musim dingin di negara empat musim. Tentu saja, kita tidak terbiasa dengan suhu yang bisa menyentuh nol derajat atau bahkan lebih dingin lagi. Alasannya karena di Indonesia memang tidak ada musim dingin. Musim dingin di tahun pertama kita tinggal di negara empat musim menjadi tantangan yang sangat berat untuk pelajar Indonesia. Tidak banyaknya informasi tentang musim dingin menjadi salah satu kendala yang paling umum. Bahkan, tidak sedikit juga dari mereka yang terserang penyakit selama musim dingin. Nah, berikut ini ada beberapa tips supaya kamu nggak mudah sakit saat musim dingin di Turki.
Yuk, langsung simak!
Pertama: Selalu berpakaian hangat saat keluar rumah

Selama musim dingin, suhu di luar ruangan bisa mencapai nol derajatatau bahkan minus. Terlebih jika terjadi hujan salju atau badai salju. Penggunaan sweater saja tidak akan mengurangi dingin. Kamu akan tetap merasakan kedinginan ekstrim. Pakailah pakaian jaket khusus musim dingin. Jangan lupa lapisi bagian dalam dengan jaket tebal lainnya sebelum mengenakan jaket. Sangat disarankan juga memakai baju biasa agar lebih tebal lagi lapisan yang kamu pakai. Celana yang sangat umum dipakai adalah celana jins atau jelana berbahan yang tidak terlalu longgar. Jika memang masih kurang tebal, cobalah memakai long john yang berbahan terbal. Usahakan memakai ukuran yang sesuai dengan badanmu. Untuk sepatu, pakailah sepatu boots khusus musim dingin atau khusus untuk mendaki gunung. Sepatu ini sangat penting dipakai terutama selama cuaca bersalju.
Kedua: Perbanyaklah minuman air hangat

Ada beberapa minuman hangat yang sangat khas diminum oleh masyarakat di negara-negara yang mengalami musim dingin. Mulai dari teh hingga cokelat panas. Jika di Turki, ada minuman khas bernama sahlep yang sangat cocok diminum ketika musim dingin. Minuman yang berbahan dasar kayu manis ini sering dijual di restoran-restoran atau mesin penjual otomatis.
Ketiga: Kurangi aktivitas tidak perlu di luar ruangan

Perbanyaklah aktivitas di dalam ruangan jika tidak ada aktivitas yang mendesak. Misalnya, membaca buku di perpustakaan. Kamu bisa juga untuk selalu berada di dekat perapian, meskipun suhu udara di dalam ruangan relatif lebih hangat, tetapi tidak cukup hangat untuk tubuh. Menghangatkan diri dengan beraktivitas di dekat perapian sangat dianjurkan.
Keempat: Menjaga pakaian agar tidak basah

Hal yang paling sering terjadi ketika turunnya salju adalah orang-orang yang jatuh terpeleset. Sejatinya, salju sama
seperti air hujan pada umumnya. Jika mengenai pakaian, bisa membuat pakaian basah apalagi saat terjebak tumpukan salju. Segeralah mengganti pakaian basah dengan pakaian lain yang kering. Cuaca sudah dingin, kalau pakaianmu tidak diganti, ya sudah pasti kamu akan semakin menggigil. Kalau sudah menggigil, kamu akan mudah terserang penyakit.
Terakhir: Siapkan obat-obatanmu

Jika memang kamu adalah orang yang mudah terserang penyakit, persiapkan obat-obatanmu selama musim dingin.
Hal ini penting supaya kamu siap siaga mengatasai hal-hal yang tidak kamu inginkan. Ingat, beragam macam penyakit lebih mudah menyerang ketika suhu rendah.
_____
Penulis: Hisyam Azhari, Blog Writer PPI TV 2019-2020 & Mahasiswa S-1 jurusan Ekonomi Industri di Universitas Uludag, Bursa, Turki
Editor: Iffah Zehra (Kepala Redaksi PPI TV 2019-2020 & Koordinator Website PPI TV 2019-2020)
