0 0
Read Time:3 Minute, 48 Second

 

Di Indonesia, untuk bisa kuliah di luar negeri masih dianggap hal yang sulit untuk diraih. Banyak hal yang menjadi pertimbangan antara lain, biaya kuliah dan kehidupan selama di luar negeri yang bisa diasumsikan lebih tinggi daripada di Indonesia, tapi jangan khawatir, di Taiwan setiap mahasiswa internasional memiliki kesempatan yang sama untuk kuliah di sana dengan gratis.

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua kampus menyediakan beasiswa yang sesungguhnya. Beberapa kampus terlibat kasus kuliah-kerja yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah Taiwan, biasanya yang seperti ini ditawarkan oleh agen-agen tertentu. Lalu, bagaimana terhindar dari hal tersebut dan bisa menimba ilmu di Taiwan dengan baik dan tanpa hambatan? Mari simak ulasan dibawah ini.

Pertama: Mencari Kampus dengan Jurusan yang Dituju

 

Mencari universitas yang memiliki jurusan yang dituju merupakan hal paling utama dilakukan, selain untuk memastikan apakah jurusan tersebut tersedia di kampus tersebut hal ini juga bisa membantu kita mengumpulkan informasi seperti reputasi kampus tersebut, lokasi kampus tersebut yang berhubungan dengan biaya hidup, jenis beasiswa yang ditawarkan, cara mendaftar dan deadline pendaftaran hingga sistem perkuliahan yang berhubungan dengan bahasa pengantar perkuliahan dan kebutuhan wajib perkuliahan lainnya. Taiwan sendiri memiliki 120 universitas yang menawarkan program dengan berbagai jurusan untuk mahasiswa Internasional dengan beasiswa yang beragam.

Kedua: Mencari Sumber Dana

 

Setelah mengetahui kampus mana yang dituju, langkah selanjutnya adalah mencari sumber dana beasiswa. Taiwan menawarkan 2 jenis beasiswa, yaitu beasiswa dari pemerintah Taiwan dan dari universitas itu sendiri. Kedua jenis beasiswa ini masing-masing memiliki plus minus. Selain dari Taiwan, pemerintah Indonesia juga menyediakan beasiswa LPDP, tetapi jujur saja beasiswa dari pemerintah dan universitas Taiwan relatif lebih mudah diraih. Sumber dana lain selain beasiswa adalah mendapatkan kerja part-time, tentunya pekerjaan ini dilakukan secara legal dengan surat izin bekerja yang disetujui oleh dosen pembimbing dan dikeluarkan oleh kampus.

Ketiga: Memeriksa Persyaratan Pendaftaran

 

Umumnya, persyaratan mendaftar kampus dan beasiswa relatif sama, seperti Ijazah dan transkrip yang telah di-translate ke english, CV atau autobiography, study plan, TOEFL min 500 atau IELTS, TOCFL yang setara dan resmi, surat rekomendasi dari kampus atau perusahaan tempat kalian lulus atau bekerja, paspor, pas foto, dan financial statement yang dapat juga digunakan saat membuat visa. Seluruh berkas dikirim secara online selama masa pendaftaran, dan hardcopy-nya dikirim ke The Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta untuk yang mendaftar beasiswa pemerintah Taiwan.

Keempat: Mendaftar Beasiswa

 

Setelah menyiapkan berkas pendaftaran yang ditentukan, saatnya mendaftar beasiswa agar kehidupanmu di Taiwan bisa terjamin. Beasiswa dari pemerintah Taiwan umumnya memberikan biaya hidup per bulannya lebih besar dibandingkan beasiswa dari universitas di Taiwan, beasiswa ini juga membiayai biaya lain, seperti visa dan tiket PP saat berangkat dan kembali ke tanah air setelah lulus, dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan tentu saja kuota dan cara mendaftarnya lebih mendetail dibanding beasiswa dari universitas, kita harus mengantar seluruh berkas pendaftaran yang telah disebutkan di-pint sebelumnya ke KDEI/TETO di Jakarta. Sedangkan, untuk beasiswa dari kampus, hanya cukup mendaftar melalui website kampus yang bersamaan dengan mendaftar sebagai mahasiswa di sebuah universitas, caranya hanya dengan membuka website universitas yang dituju di bagian OIA atau enrollment universitas, lalu upload berkas dan tinggal tunggu pengumuman, cukup simpel dan peluang lulus yang relatif lebih besar, tetapi perlu diperhatikan bahwa beasiswa universitas hanya membiayai uang kuliah dan uang saku per bulan.

Kelima: Mengurus Resident Visa

 

Selamat buat kamu yang sudah lulus, saatnya persiapan keberangkatan. Satu hal yang paling penting bagaikan tiket masuk kamu ke Taiwan dan menjadi mahasiswa international di Taiwan, yaitu resident visa. Sepertinya yang diuraikan di poin sebelumnya beberapa berkas yang wajib kamu penuhi yaitu paspor, pas foto, financial statement atau LOA dari kampus yang menyertakan beasiswa apa yang kamu dapatkan menjadi syarat utama untuk mengurus resident visa. Mengurus visa bisa dilakukan di TETO dengan biaya sekitar Rp 800.000; dalam durasi sekitar seminggu.

Nah, bagaimana? Mudahkan untuk kuliah gratis di Taiwan? Tetapi kenapa harus memilih Taiwan? Karena Taiwan adalah negara maju dengan toleransi dan kebebasan yang tinggi, serta tingkat kriminalitas yang sangat rendah. Taiwan juga salah satu negara dengan jumlah mahasiswa Indonesia terbanyak di dunia, jika kamu berkeinginan kuliah diluar negeri, negara ini merupakan tempat yang cocok karena etos kerja warga negaranya yang patut ditiru dan diacungin jempol, jadi tunggu apa lagi? Sampai ketemu di Taiwan!

 

 

_________

Penulis: Wida Akasah (Reporter  PPI TV 2019/2020)

Editor: Dewi Sartinah (Editor dan blog writer PPI TV 2019/2020)

Hai! Aku Wida Akasah, biasa dipanggil Wida. Seorang gadis asal Medan Sumatera Utara yang lahir pada 29 November 1995. Saat ini menjadi mahasiswa internasional dengan full scholarship untuk program Master di Department Bioagricultural Science, National Chiayi University, Taiwan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *