0 0
Read Time:4 Minute, 7 Second

Payakumbuh merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat yang kaya akan pesona alamnya. Tersedia banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi saat petualangan ke sana, mulai dari lembahnya, pemandiannya, jembatannya, sungainya, atau puncaknya. Nah, biar kamu semakin mantap untuk menjelajahi keelokan Kota Payakumbuh yang dikenal sebagai Kota Batiah ini, langsung saja rincian destinasi wisatanya di bawah ini.

1. Lembah Harau

Lembah Harau wajib ada di list destinasi wisata kamu, jika traveling ke Payakumbuh. Berlokasi di Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota, Lembah Harau tidak begitu jauh dari pusat Kota Payakumbuh, sekitar 40 menit saja. Untuk menikmati keindahannya, kamu tidak perlu khawatir kantong jebol, sebab tiket masuknya hanya berkisar Rp 5000 – Rp 10.000 per orang.

Serunya lagi, di kawasan Lembah Harau terdapat banyak air terjun yang bisa kamu kunjungi, di antaranya ada air terjun Sarasah Bunta, air terjun Sarasah Aka Barayun, air terjun Sarasah Donat, air terjun Sarasah Murai, dan masih banyak lagi. Selain air terjun, kamu juga bisa mengunjungi arena berkuda, arena bersampan, Kampung Eropa, Kampung Jepang – Korea, dan destinasi wisata lainnya.

Untuk kamu yang dari luar Kota Payakumbuh, tidak perlu khawatir ingin berlama-lama di Lembah Harau. Kamu bisa menginap di homestay yang biayanya ramah kantong, fasilitas yang disediakan cukup lengkap. Eits, jangan lupa! Sebelum beranjak pergi dari sini, kamu wajib beli suvenir khas Lembah Harau.

Psstt, sediakan uang lebih ya! Takutnya khilaf, hehe.

2. Batang Tabik

Batang Tabik adalah pilihan yang sangat tepat untuk kamu yang suka bermain air. Pemandian ini terletak di Sungai Kamuyang, Kabupaten 50 Kota, sekitar 20 menit dari pusat Kota Payakumbuh. Ada Tips untuk kamu berkunjung ke sini, kamu harus pandai-pandai jika tahu uang. Cukup katakan “Ndak 5000 do tu da? Awak biaso 5000 kasiko nyo da. ” (Nggak 5000 ya Bang? Saya biasanya cuma bayar 5000 ke sini), dengan begitu biasanya si abang akan mengalah dan menerima uang yang telah disodorkan.

Pemandian Batang Tabik terdiri atas kolam anak-anak, kolam dewasa, dan kolam ibu. Kolam yang menjadi primadona pengunjung adalah kolam ibu, karena satu-satunya kolam yang berlantaikan bebatuan alami dan terdapat ikan larangan di dalamnya. Seusai mandi, pengunjung bisa melipir ke warung-warung di Batang Tabik, melainkan makan mie rebus dengan telur atau memilih menu lainnya yang dijamin lamak bana, alias enak banget!

3. Jembatan Ratapan Ibu

Jembatan yang dibangun pada masa kolonial Belanda dan membentang sepanjang 40 M ini dinamakan Jembatan Ratapan Ibu, karena menjadi saksi sejarah penembakan brutal oleh kolonial Belanda kepada pemuda daerah, yang membuat mereka terjatuh ke sungai dan jasadnya dibawa pulang, sehingga para ibu menangis melihat anak mereka . Oleh karena itu, pemerintah kota membangun sebuah patung berbentuk seorang ibu yang tengah menunjuk ke arah sungai dengan raut wajah sedih.

Bila berkunjung ke sini dan berjalan sedikit ke arah bawah jembatan, kamu akan melihat RTH (Ruang Terbuka Hijau) Ratapan Ibu. Di situ kamu dapat menikmati jajanan, sembari mendengar suara aliran sungai dan bias cantik lampu warna-warni yang melingkari jembatan. Asiknya lagi, biaya masuknya free alias gratis guys!

4. Kapalo Banda Taram

Mungkin kamu bosan dengan wisata yang itu-itu saja dan ingin mencoba hal yang berbeda, Kapalo Banda adalah jawabannya. Di Kapalo Banda, kamu bisa menaiki rakit dari bambu untuk menyusuri aliran airnya, dengan tarif yang tidak terlalu menguras kantong. Selain itu, ada juga ayunan-ayunan kayu yang menggantung di tepi aliran sungai yang kece banget untuk dijadikan spot foto.

Kamu juga bisa berfoto-foto di hutan pinus yang berlokasi di sisi kanan sungai Kapalo Banda. Hutan pinus itu merupakan lokasi syuting Buya Hamka, loh! Waah pasti bisa membuat feed Instagram kamu semankin cantik! Sehabis bermain air dan berfoto di hutan pinus, selanjutnya memang paling cocok untuk mengisi perut dengan karupuak mie (kerupuk mie), mie rebus dan beserta aneka makanan lainnya. Harganya tak lebih dari Rp 10.000 walaupun seperti porsi mandor, lho! Warung di Kapalo Banda tidak akan mengecewakan.

5. Kelok 9

Sebagian orang mungkin pernah mendengar destinasi wisata Kelok 9. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan sekaligus bersepeda! Akhir-akhir ini banyak sekali yang gowes ke Kelok 9, bagi kamu yang nggak mau capek duluan di jalan, sepeda motor adalah alternatif terbaik. Disamping gowes, tidak afdol rasanya ada di sana tidak ada jagung bakar dan minum secangkir kopi juga. Destinasi wisata ini juga saat ini cocok untuk kamu yang hobi fotografi, dijamin deh kamu bakalan puas banget berfoto di Kelok 9.

Nah, gimana? Udah tertarik belum untuk traveling ke Payakumbuh? Namun, jangan lupa, loh! Selain pergi jalan-jalan, kamu juga harus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan juga, ya!

__________

Penulis: Amelia Ratih Amanda (Penulis Blog PPI TV 20/21)

Editor: Ita’ul Masruroh (Editor Website PPI TV 20/21)

 

Amelia Ratih Amanda, gadis Minang yang lahir pada tanggal 27 Oktober 2001 di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Saat artikel ini dibuat, penulis sedang menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di UIN SUSKA Riau. Berkecimpung di dunia jurnalistik dan komunikasi membuat penulis sibuk di berbagai organisasi pelajar. Penulis juga aktif berbagi informasi atau cerita di media sosial Instagram @althaffz.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *