0 0
Read Time:3 Minute, 13 Second

         Ketakutan adalah suatu hal yang sering muncul dalam diri kita. Rasa takut merupakan bentuk emosi manusia yang paling dasar dan kuat. Emosi ini bisa sangat melumpuhkan. Namun faktanya, ketakutan dibutuhkan untuk melindungi setiap orang.  Ketakutan umumnya dipicu oleh persepsi negatif yang muncul dalam diri seseorang.

        Piders, kita harus memiliki rasa takut untuk melindungi diri. Tapi nyatanya rasa takut itu dipenuhi dengan bumbu yang berlebihan sehingga menutupi kepercayaan diri kita. Akhirnya rasa takut menyingkirkan kepercayaan diri dan kita juga memilih untuk dirangkul oleh ketakutan.

       Sejatinya takut itu harus. Tapi bukan berarti kita harus menjadi takut dengan apa yang kita punya, takut bermimpi, takut melangkah, hingga takut untuk mencoba sesuatu. Ketakutan di beberapa orang mungkin akibat dari trauma yang dipunya. Menghilangkan trauma memang sulit. Tapi tidak ada salahnya kita mencoba berdamai dengan trauma itu bukan?

      Takut bukanlah alasan kita berhenti bahkan tidak mau mencoba. Sebagian orang memilih untuk tidak mencoba atau takut mencoba karena takut akan kegagalan yang menimpa. Padahal gagal yang sebenarnya adalah gagal tanpa mencoba. Yaitu mereka yang merasa dirinya gagal, padahal belum mencoba untuk melakukannya.

      Tidak ada salahnya kita mencoba sesuatu. Bahkan itu harus. Ketika kita menginginkan sesuatu yang kita tahu itu baik, sejatinya kita harus mencoba untuk menggapainya. Dapat atau tidak, gagal atau berhasil, itu adalah pelajaran dari pengalaman. Kita tak perlu fokus pada hasil, tapi kita harus berfokus pada tujuan dan langkah yang kita tapaki. Sejatinya  proses dan perjuangan jauh lebih berharga dari hasil akhir yang kita nikmati.

     Piders, ketika Piders punya mimpi atau ingin menggapai suatu hal, hal utama yang harus Piders lihat adalah ruang dan peluang. Ruang, yakni apakah hal ini baik untuk kita?. Jika baik, maka teruskan. Tapi jika buruk, maka tinggalkan. Kedua, peluang. Ketika kita tahu ini adalah pencapaian dan proses yang baik, kita harus pandai masuk dalam peluang-peluang yang ada. Tentunya, diawali dengan percaya diri dan tidak takut untuk mencoba.

    Kita tidak harus mendengarkan apa yang orang lain katakan. Kita memang perlu untuk menyaring apa yang orang sampaikan. Menjadikan itu pelajaran jika baik dan menjadikan itu pengalaman jika buruk. Karena sejatinya kita diciptakan untuk menggapai apa yang kita inginkan dan menjadi bahagia. Bukan menjadi apa yang orang lain ekspektasikan.

    Piders, untuk menciptakan rasa percaya diri adalah berasal dari diri kita sendiri. Tidak akan ada artinya seribu motivasi dari orang lain, tapi kita akan melangkah dan berproses dari satu motivasi dari diri kita sendiri. Oleh karena itu, hal pertama yang harus piders tanamkan adalah, kegagalan bukanlah kesalahan terbesar. Kegagalan bukanlah dosa tanpa ampunan. Tapi kegagalan adalah bagian dari proses. Kegagalan adalah kunci dari gerbang awal, sebagai bentuk persiapan agar lebih baik di masa depan. Jadi jangan takut mencoba karena gagal. Karena orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba dan tidak pernah percaya akan potensi dalam dirinya.

   Kedua, berpijar pada dirimu, angkat dagumu, dan rendahkan hatimu. Kita harus percaya pada diri kita sendiri. Bagaimana orang akan percaya bahwa kita bisa, sedangkan diri kita sendiri tidak percaya bahwa kita bisa. Dan ketika ekspektasi orang-orang tentang kita kandas, satu-satunya yang akan percaya bahwa kita bisa adalah diri kita sendiri. 

   Kemudian angkat dagumu. Lihatlah betapa banyak orang-orang sukses yang telah berproses. Tentunya mereka percaya diri dan telah melewati berbagai lika-liku proses. Tapi jangan lupa untuk rendahkan hatimu. Ketika kita sudah melihat bagaimana orang-orang di atas kita, sesekali kita juga perlu melihat ke bawah untuk bersyukur. Bahwa kita tidak seburuk dari persepsi yang kita tanamkan.

   Jadi, berhentilah berkata “Apa saya bisa?” atau,”Sepertinya saya tidak bisa”. Tapi katakanlah “Saya bisa dan saya akan melakukannya”.

   Teruslah berjuang hingga kesuksesan merangkulmu. Teruslah mencoba hingga kamu terbiasa. Jangan takut gagal dan jangan takut untuk mencoba. Kita tidak akan pernah tau tentang hasil dari proses sebelum kita menyelam di dalamnya. Kita tidak akan pernah bisa menikmati hasil yang baik, sebelum kita menikmati dan terbiasa dengan proses-prosesnya.

 

Penulis : Nia Rezky Mardhatillah

Editor : Fathimah Azzahra

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *