Teknologi semakin berkembang dari tahun ke tahun. Cakupannya meluas ke berbagai aspek kehidupan saat ini, mulai dari ranah pribadi, sosial, masyarakat, dan lain sebagainya. Beragam teknologi dikembangkan untuk memudahkan hidup manusia. Beberapa di antaranya berdampak baik, seperti keberadaan e-commerce memudahkan manusia dalam proses jual beli barang atau jasa tanpa harus mengunjungi toko secara langsung, layanan transportasi dengan mode pemesanan online yang jauh lebih efektif daripada menunggu angkutan umum di pinggir jalan, dan masih banyak lagi. Namun, perkembangan teknologi yang semakin memudahkan manusia dalam beraktivitas juga memiliki dampak yang buruk. Gaya hidup serbamudah sudah menjadi dampak paling nyata yang dapat mengakibatkan dampak buruk lainnya.
Informasi dan wawasan sudah menjadi kebutuhan bagi siapapun di era digital ini. Namun, kecenderungan orang-orang dalam mencari wawasan atau informasi secara instan, seperti mencari tahu melalui media sosial, mesin pencarian, atau sekadar asal bertanya pada seseorang yang mereka anggap mengerti akan apa yang mereka ingin ketahui, tentu tidak begitu baik. Langkah ini memang tidak seratus persen buruk, tetapi perilaku ini dapat membuat kita terbiasa menerima informasi mentah-mentah tanpa keingintahuan untuk klarifikasi lebih lanjut.
Oleh karena itu, secepat dan seinstan apapun perubahan yang ingin diberikan oleh kemajuan teknologi, membaca buku akan selalu penting bagi siapa saja, terutama anak muda. Berikut 3 alasan mengapa anak muda harus membaca buku!
- Memperluas Wawasan
Terdengar klise, tapi tujuan utama dari membaca buku memang memperluas wawasan. Namun, perlu dicatat juga bahwa wawasan yang didapat dari buku tentu akan lebih lengkap dan komprehensif dibandingkan dengan wawasan didapat dari berita atau artikel di internet. Internet tentu akan membantu kita mendapatkan wawasan yang banyak, tetapi membaca buku akan memberikan gambaran yang lebih lengkap karena satu buku, biasanya, akan fokus membahas hal tertentu saja sehingga apa yang kita pelajari akan lebih komprehensif dan kita juga jadi lebih mudah memahami ilmu yang sedang kita pelajari secara menyeluruh.
- Melatih Life Skill
Membaca buku dapat dibilang tidak mudah bagi mereka yang jarang membaca buku. Membaca buku membutuhkan ketelatenan dan fokus, serta konsistensi untuk merampungkan suatu buku yang sedang dibaca. Berbeda dengan membaca informasi sekilas atau artikel di internet yang dapat selesai hanya dalam 5-20 menit, membaca buku membutuhkan fokus dan waktu yang lebih dari itu. Oleh karena itu, dengan membaca buku, kita akan berlatih untuk lebih fokus dalam waktu yang lama dan berlatih konsisten dalam menyelesaikan buku tersebut.
- Terhindar dari Ilmu-Ilmu dengan Sumber Tidak Jelas
Tidak semua buku ditulis oleh orang yang dapat dipercaya, tetapi buku punya penulis yang akan bertanggung jawab atas apapun yang ditulisnya. Di internet, kita seringkali menemui tulisan-tulisan “tanpa tuan” yang isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Isinya seringkali menyesatkan, sama sekali tidak dapat dipercaya. Berbeda dengan buku, buku adalah hasil karya seseorang yang akan selalu punya tuan. Penulis buku adalah tuan yang bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa informasi dalam sebuah buku lebih terjamin kesahihannya dibandingkan informasi dari internet yang kebanyakan tidak memiliki sumber yang kuat.
Demikian 3 alasan mengapa membaca buku dan mendapatkan wawasan dari buku masih sangat diperlukan di era yang sudah serbadigital ini. Semoga 3 alasan ini bermanfaat dan jangan lupa baca buku ya, Piders!
Penullis : Hamamur Rizki
Editor : Adi Suwarno
