0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second

 

Dunia per-drakor-an kembali dihebohkan dengan drama 2521 yang lucu namun inspiratif. Drama yang dibintangi oleh Nam Joo Hyuk dan Kim Tae Ri ini sukses menyita perhatian penonton sejak episode pertamanya. Latar cerita yang menarik disertai dengan sinematografi yang unik membuat kesan drama ini menjadi lebih apik. Drama 16 episode ini sempat viral beberapa waktu lalu dikarenakan ending ceritanya yang membuat geregetan para penonton. Terlepas dari ketidakpuasan penonton akan ending-nya, ada satu hal yang rasanya sarat akan makna terlebih jika dikaitkan dengan yang banyak anak muda rasakan saat ini.

Dalam dunia yang semakin berkembang, ketika hampir segala sesuatu menjadi konsumsi khalayak, prestasi-prestasi gemilang juga kehidupan-kehidupan indah tanpa masalah yang membuat silau mata juga bertebaran di media sosial. Bagi mereka yang berhasil berdamai dengan insecurity-nya, maka hal ini tidak menjadi masalah. Namun, bagi sebagian yang tidak, hidup orang lain yang terlihat indah di layar akan sedikit banyak mempengaruhi hidup mereka.

Drama 2521 menceritakan tentang kehidupan seorang pemain anggar bernama Na Hee Do yang memiliki beberapa sahabat, seorang pacar, seorang ibu, dan seorang ayah yang sangat menyayanginya namun telah tiada. Keluarga Na Hee Do diceritakan sebagai keluarga yang berkecukupan. Akan tetapi, hidupnya digambarkan sedikit merana dikarenakan ia tumbuh besar tanpa kasih sayang ayahnya, pun juga ibunya yang terlalu sibuk dengan menjadi presenter berita. Ada beberapa scene yang menyiratkan bagaimana Na Hee Do, memandang iri pada kasih sayang orang tua Ko Yu Rim, saingan terberat Na Hee Do di olahraga cabang anggar, pada saat Ko Yu Rim gagal di pertandingan.

Namun, Ko Yu Rim, dengan kasih sayang orang tua yang berlimpah dan keluarga yang harmonis digambarkan sebagai keluarga yang kurang secara ekonomi. Bahkan Ko Yu Rim dapat terus menggeluti anggar karena mendapat beasiswa dari perusahaan milik ayah Baek Yi Jin, tokoh utama lelaki di drama ini. Dalam sebuah scene, diceritakan bahwa Na Hee Do mengenakan tas baru yang pada latar waktu saat itu sangatlah populer yang bernilai lumayan mahal. Saat itu, Ko Yu Rim memandangi tas Na Hee Do lalu bergantian memandangi tasnya sendiri yang sudah lusuh dan robek di beberapa bagian. Maka scene ini berhasil menggambarkan bagaimana Ko Yu Rim tidak seberuntung Na Hee Do dalam urusan ekonomi.

Drama ini, melalui pengembangan karakternya dan penggambaran adegan-adegan dalam beberapa scene nya, berhasil menyampaikan pesan sederhana namun sarat akan makna kepada penonton. 2521 mengingatkan penonton bahwa apa yang terlihat di hidup seseorang seringkali hanyalah permukaannya. Terkadang, orang akan cenderung melihat apa yang indah saja tanpa tahu perjuangan apa atau rasa sakit apa yang terjadi di hidup orang lain. Sebagai kesimpulan, drama 2521 berhasil menyampaikan pesan bahwa rumput tetangga memang kadang terlihat lebih hijau, namun hijau belum tentu berarti menyegarkan.

 

Penulis : Hamamur Rizki

Editor : Fathimah Azzahra

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By PPI TV

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *