Hai, Piders! Kamu pernah ketemu teman yang punya banyak prestasi atau kejuaraan, aktif di kelas, join organisasi kampus, dan masih bisa bersosialisasi dengan banyak orang? Pencapaian seperti itu bukan nggak mungkin ya, Piders!
Teman yang tadi kamu sebutkan kriterianya itu si high achiever. Orang seperti ini tidak hanya memotivasi orang lain, tetapi juga punya tujuan berprestasi selama kuliah. Kamu pasti mau juga, kan?
Cara Menjadi Mahasiswa High Achiever
Setidaknya ada 3 cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi mahasiswa high achiever. Yuk simak sampai habis!
- Lakukan sekarang, jangan menunda
Setiap orang punya dalam sehari punya waktu yang sama, yaitu 24 jam. Namun, para high achiever mampu melakukan lebih banyak pekerjaan produktif dibandingkan mereka si prokrastinator.
Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan dalam sehari. Misalnya mengerjakan tugas, mencari info lomba, membuat rencana bisnis, atau berkonsultasi dengan mentor. Sayangnya, kebiasaan menunda-nunda seringkali menjadi alasan seseorang tidak mampu mencapai banyak hal.
Nah, kalau Piders ingin menjadi orang yang high achiever, cobalah mulai menghilangkan kebiasaan menunda-nunda. Tetapkan mindset, “lakukan sekarang” sehingga pekerjaanmu pun akan lebih cepat selesai. Dengan begitu, kamu akan bisa mengerjakan hal lain bukan?
2. Manfaatkan teknologi digital
Penggunaan teknologi digital seperti aplikasi pendukung perkuliahan, aplikasi manajemen tugas, manajemen jadwal, dan sebagainya; semakin meningkat eksistensinya semenjak pandemi. Bahkan, seringkali kita bisa melakukan dua hingga tiga kegiatan dalam satu waktu. Hal ini tidak lain karena kemudahan teknologi dan keleluasaan waktu.
Untuk semakin produktif, kamu bisa memanfaatkan teknologi. Buatlah sistem yang sesuai dengan karaktermu agar kamu semakin enjoy dalam belajar. Melalui sistem inilah kamu akan lebih mudah fokus dan minim terdistraksi. Alhasil, apa yang ingin kamu capai pun terasa lebih mudah.
3. Perbanyak deep work
Sudah pernah dengar tentang “deep work”, Piders? Deep works bisa diartikan sebagai pekerjaan yang membutuhkan fokus yang tinggi yang akan memberikan hasil yang jelas. Contohnya mengerjakan tugas kuliah atau menulis esai untuk lomba.
Dalam sehari, apakah kamu lebih banyak mengerjakan deep work ini? Untuk menjadi seorang high achiever, cobalah berorientasi penuh pada hal yang ingin kamu capai. Dengan begitu, kamu pun akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal tersebut. Nah, inilah yang disebut sebagai deep work, apa yang kamu kerjakan lebih banyak, itulah yang akan menentukan hasilmu.
Meskipun seringkali dikaitkan dengan overwork dan orang yang selalu berhasil, high achiever justru adalah mereka yang sering gagal, tetapi terus mencoba bangkit dan belajar lagi. Siapapun bisa menjadi high achiever asal punya kemauan. Let’s be the high achievers, Piders!
===
Penulis: Ira Gusmiarti
Editor: Adi Suwarno
