Belajar bahasa inggris saja sudah sulit, belum lagi dipusingkan dengan grammar, pelafalan kata, kosakata dan sejenisnya. Sama halnya dengan bahasa mandarin, cuman ditambah saja dengan 4 nada pengucapan yang berbeda maka harus diucapkan dengan benar jika tidak ingin terjadi salah pengartian. Di beberapa blog pasti sudah banyak yang membahas cara cepat belajar bahasa inggris maupun bahasa mandarin, tetapi Merita juga ingin berbagi tips yang sangat gampang diterapkan setiap harinya.

Yuk, langsung simak!

Pertama: Beli saja buku latihan bahasa mandarin + CD-nya

Hal pertama, jika belajar dari internet tidak cukup membantu dikarenakan kuota internet yang terbatas, susah sinyal, juga susah menghafal karena penjelasan tutor yang terlalu cepat, lalu waktunya terbatas. Solusinya hanya satu, beli buku bahasa mandarin lalu mempelajarinya setiap hari dan jangan lupa beli yang lengkap dengan cdnya sehingga kalian juga dapat tahu bagaimana cara bacanya.

Kedua: Download kamus Online, lebih praktis

Penggunaan smartphone sesungguhnya bukan hanya untuk update Instagram, melainkan juga untuk belajar. Maka dari itu, kosongkan space memori HP kalian untuk download kamus terjemahan bahasa mandarin untuk menambah kosakata baru yang mungkin di saat bercakap-cakap kalian kurang paham artinya. Nama kamus online yang biasa digunakan adalah ‘Pleco lengkap dengan arti, penggunaan dalam kalimat dan cara membaca beserta nada-nadanya.

Ketiga: Nongkrong atau jalan-jalan dengan teman China

Kuliah di luar negeri tidak melulu tentang belajar dan meraih nilai tinggi. Namun, bagaimana kalian menikmati kuliah dengan enjoy dengan cara traveling ataupun nongkrong bareng teman-teman di China. inilah yang disebut implementasi kalian saat belajar bahasa mandarin, selain koneksi banyak juga memperlancar lidah kalian untuk menggunakan bahasa lokal, maupun bahasa daerah setempat.

Keempat: Mengikuti kursus atau kelas mandarin di kampus

Salah satu keuntungan Merita menjadi mahasiswi asing di China dapat mengikuti kelas mandarin yang bisa membantunya dalam berkomunikasi dengan orang China, tidak lagi menggunakan bahasa tubuh. Setiap kampus pasti menyediakan kelas mandarin sesuai dengan level kemampuan kalian, jadi dapat menyesuaikan. Jika tidak ada kelas mandarin, kalian dapat mengikuti kursus di sekolah yang memiliki ranking jurusan bahasanya oke, tapi tidak gratis, lho!

Terakhir: Sekali-kali tes kemampuan bahasa dengan Ujian HSK

HSK (Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì) atau ujian bahasa mandarin kalau bahasa Inggris TOEFL namanya. Jika dirasa sudah mahir maka patut untuk mengikuti ujian ini. HSK terdiri dari 6 level, setiap level pun dipungut biaya yang berbeda-beda. Untuk mengikutinya bisa ujian online atau kertas dan biasanya dilaksanakan di sekolah atau universitas yang memiliki bidang bahasa mandarin dan memiliki koneksi dengan lembaga penyelenggara. Fyi, HSK yang dibutuhkan untuk persyaratan masuk kuliah di China baik beasiswa ataupun non beasiswa adalah minimal HSK 4.

Jika kalian mengikuti cara-cara di atas, pasti bisa mencapai sesuai target yang diinginkan. Karena pada dasarnya, keinginan belajar berasal dari dalam hati. Kalau belajar setengah-setengah hasilnya pun demikian. Jadi, jika malas rehatkan sejenak pikiran lalu mulailah belajar kembali. 

___

Penulis: Meritasari (Mahasiswi S-1 jurusan International Trade and Economics di Tianjin University of Science and Technology &  Blog Writer PPI TV 2019-2020)

Editor: Arina Nur Hidayah (Editor & Blog Writer PPI TV 2019-2020)

Meritasari, seorang ekstrovert yang terkadang menjadi introvert. sangat gemar menulis karya fiksi maupun non fiksi. Solo traveller yang berumur 21 tahun ini sedang berjuang di Negeri Tirai Bambu untuk menjadi ahli ekonomi dan sangat mengagumi karya-karya Fiersa Besari. Berharap menjadi penulis sukses dengan mengawalinya di wattpad @bapertenggo. Let’s check it out!

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *