Wakil Ketua II Perhimpunan Pelajar Indonesia di Munich, Jerman (PPI Munich) tahun 2019, Syifa Maharupini (Syifa) saat ini masih menyelesaikan studinya di Jerman. Kali ini Kak Syifa membagikan pengalamannya kepada seluruh anak Indonesia mengenai keperluan apa saja yang wajib disiapkan sebelum berangkat studi ke Jerman. Nah, apa saja sih barang bawan yang wajib dibawa sebelum berangkat ke Jerman?

Yuk, langsung simak hasil interview Iffah Zehra (Kepala Redaksi PPI TV 2019/20 & Sekretaris Pelaksana Millennial Connect PPI Dunia 2020).

Pertama: Berkas-berkas penting

Penting banget untuk dibawa, karena kalau terjadi apa apa, entah itu untuk ngurus perpanjang visa, registrasi rumah, atau bahkan kalau terkena musibah kita bakal pegang semua informasi yang kita perluin. Mulai dari KTP, kartu keluarga, akta lahir, SIM, dan ijazah sekolah. Nggak perlu bawa aslinya, cukup fotokopian aja dan
terjemahan dalam bahasa inggris atau bahasa jerman.

Kedua: Bumbu Makanan Indonesia

Namanya merantau pasti yang paling dikangenin adalah masakan tanah air. Di Jerman, restoran Indonesia susah ditemukan, jadi alternatifnya adalah masak semuanya serba sendiri. Rempah-rempah atau bumbu sebenarnya ada juga di toko toko asia, namun harganya relatif lebih mahal dan pilihannya juga terbatas. Kalau bawa dari Indonesia kan enak, apalagi banyak yang bumbu jadi, tinggal ditambahkan daging atau sayuran.

Ketiga: Baju Batik

Penting dibawa untuk acara formal misalkan di konsulat jendral, KBRI, atau acara kebudayaan seperti Indonesian night. Selain itu bisa juga dipakai sehari-hari untuk mengenalkan budaya Indonesia ke teman-teman Jerman karena unik biasanya, bahkan jadi conversation starter di antara teman-teman jerman. Pokoknya pakai batik itu adalah salah satu cara termudah untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia di lingkungan internasional.

Keempat: Rice Cooker 

Buat aku masak nasi pake rice cooker itu bener bener save time and effort. Di sela-sela jadwal padat tinggal masukkan nasi ke rice cooker, tinggal masak lauknya. Selain itu, nasinya bisa tetap hangat sampai malam atau keesokan paginya, nggak perlu repot repot dipanaskan.

Terakhir: Niat dan Tekad 

Yang paling penting untuk dibawa sebelum berangkat studi ke Jerman adalah niat dan tekat yang kuat karena studi di Jerman itu nggak mudah, pasti bakal ada aja tantangan yang bakal bikin kita down atau hilang semangat. Di saat saat kayak gini penting buat kita untuk ingat apa alasan dan tujuan awal kita untuk studi keluar negeri. Menurutku itu yang paling bisa membangkitkan lagi semangat belajar kita.

Jadi, itulah beberapa barang-barang bawaan sebelum kuliah di Jerman!

Was noch? Wir wünschen euch viel Glück in der Uni!

Tetaplah berkarya dan berprestasi sesuai dengan minat dan bakat kalian masing-masing. Jangan lupa untuk memberi kembali (give back) apa yang telah lingkungan berikan kepada kalian karena dengan memberi kembali kepada tanah air, kita telah berkontribusi untuk kesejahteraan rakyat sekaligus memegang andil dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

____

Narasumber: Syifa Maharupini, Wakil Ketua II PPI Munich 2019.

*Tulisan yang disampaikan adalah hak cipta PPI Jerman & Redaksi PPI TV.  Anda dilarang copy/paste tulisan yang ada di situs resmi PPI TV tanpa adanya izin. 

Comments (1)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *