Menjadi muslimah yang produktif itu sangat berarti sekali. Karena produktivitas seorang muslim dapat menggerakkan kehidupan menjadi lebih bernilai lagi dan tentunya bermanfaat untuk masyarakat luas. Ibnu Qayyim pernah berkata: “Wanita yang merupakan setengah dari masyarakat yang melahirkan setengah lainnya, sehingga mereka dapat dikatakan sebagai keseluruhan dari masyarakat.” Pendapat Ibnu Qayyim semakin menegaskan dalam peran perempuan untuk membangun suatu peradaban. Dan dapat diartikan pula bahwa perempuan harus berjuang dan produktif.

Berikut ini ada beberapa cara untuk kamu supaya lebih produktif lagi dan bisa mengatur waktu lebih baik lagi untuk menghasilkan kegiatan yang bermanfaat. Yuk, langsung simak!

Pertama: Tetapkan Tujuan 

Saat kamu memulai sesuatu harus punya tujuannya, agar kamu tahu kegiatan ini menghasilkan nilai yang bermanfaat. Tanpa tujuan pasti kita pasti akan bingung dan tidak tahu jalan. Mempunyai tujuan pun membuat diri  lebih semangat untuk meraih apa yang diinginkan. Muslimah yang produktif tidak melulu setiap hari harus sibuk. Muslimah yang produktif itu harus tahu apa yang harus dilakukan. Orang yang produktif  biasanya sangat teratur, efisien, serta pandai memilih mana yang harus diprioritaskan. Hal ini penting sekali karena waktu kita ini sangatlah terbatas. Seperti dalam ayat Al Ashr:1-3 yang berbunyi, “ Demi, masa. Seseungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”

Kedua: Buat Perencanaan

Setelah membuat tujuan kamu pun harus merencanakan tujuan itu secara matang. Dengan cara membuat perencanaan yang baik, kita bisa membuat schedule untuk kegiatan sehari-hari agar lebih produktif. Dan tak lupa untuk checklist kegiatan apa yang sudah tercapai tujuannya dan kegiatan apa yang belum mencapai target. Hal ini penting sekali untuk memudahkan kamu mana hal yang sudah tercapai dan mana yang belum tercapai. Dan mungkin untuk menggapai hal yang belum tercapai kamu bisa membuat strategi baru lagi.

Ketiga: Jangan menunda-nunda

Ingat, waktu kita sangatlah terbatas oleh karena itu janganlah untuk menunda-nunda pekerjaan. Karena nanti kita akan merasakan dampak buruk dari menunda pekerjaan sehingga yang sebenarya pekerjaan itu dapat menghasilkan nilai yang baik bila kita tidak menundanya. Karena kita menunda pekerjaan hasil yang didapat tidaklah maksimal.

Keempat: Jangan terlalu lama berselancar di sosial media

Berselancar di sosial media bukanlah suatu kegiatan yang buruk, tapi kita pun harus tahu batasannya. Jangan habiskan waktu  24 jam di sosial media. Di Instagram terdapat fitur waktu peringatan untuk mengingatkan sudah berapa lama kamu berselancar di Instagram. Hal ini dapat menjadi alarm bahwa kamu harus berhenti untuk berselancar di Instagram dan melanjutkan kegiatan yang sempat tertunda.

Terakhir: Mulai hari dengan hati yang gembira

Tentunya dalam melakukan kegiatan kita harus memiliki hati yang gembira, hal ini menjadi suatu penyulut semangat dalam produktivitas. Bila dari awal hati tidak gembira tentunya kamu tidak semangat dalam memulai hari yang lebih produktif lagi. 

Saat membaca QS. Al Ashr, kita sadar bahwa memang benar waktu yang kita miliki sangat terbatas. Terkadang kita tidak sadar waktu yang dimiliki dihabiskan untuk kegiatan apa saja. Dan kadang, tidak terasa tiba-tiba waktu habis tanpa ada hasil apapun yang bisa diambil manfaatnya. Contohnya, di era sosial media ini  tanpa disadari kita terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial, stalking artis-artis, melihat online shop tanpa ada tujuannya. Padahal waktu tersebut bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat yang membuat kita lebih produktif.

____
Penulis: Afifah Amirotul Islamiati (Mahasiswi S-1 jurusan ilmu komunikasi di Universitas Muhammadiyah Tangerang &  Blog Writer PPI TV 2019-2020)

Editor: Iffah Zehra (Kepala Redaksi PPI TV & Koordinator Website PPI TV 2019-2020)

Halo, aku Afifah Amirotul Islamiati. Kamu boleh panggil aku Afifah. Saat ini Aku sedang menjalani semester delapan SI jurusan ilmu komunikasi di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Aku adalah seseorang yang memiliki niat yang tinggi dalam belajar. Menurut saya, displin, niat, dan kepercayaan diri adalah kunci dari kesuksesan. Kamu bisa menemui aku di instagram @afifahamirotul

*Tulisan yang disampaikan adalah hak cipta Redaksi PPI TV.  Anda dilarang copy-paste tulisan yang ada di situs resmi PPI TV tanpa ada izin dari kami. 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *